Barca akhirnya mengalami kekalahan

pasaran taruhan bola – Insiden mengejutkan terjadi pada lanjutan Liga Champions, pada hari Kamis, 7 November 20112 dini hari tadi WIB, yaitu pada saat tim tangguh Barcelona tumbang dari sang tuan rumah, Glasgow Celtic dengan skor kekalahan 1-2 di Stadion Celtic Park. Hal ini merupakan kekalahan pertama “Blaugrana” di empat pertandingan yang telah dilakoni timnya pada kompetisi Eropa itu. Barcelona pun belum pernah terkalahkan semenjak tiga tahun lalu di ajang Liga Champions.

Sementara itu, bagi Celtic, kemenangan atas Barcelona adalah sebuah hadiah terindah bagi perayaan hari jadi klub asal Skotlandia ke-125 tahun ini. “Ini merupakan hasil kemenangan sempurna untuk merayakan 125 tahun sejak Celtic pertama kali didirikan. Ini juga adalah malam paling bersejarah bagi klub kami. Para pemain adalah pahlawan bagi saya. Nama mereka akan tercatat di buku sejarah tim sebagai pemain yang bisa mengalahkan tim terbaik di dunia itu,” ujar pelatih Celtic Neil Lennon yang larut dalam euforia kegembiraan usai timnya dapat menundukkan tim raksasa Barca.

Walaupun timnya itu sudah menang, Celtic sebenarnya tampil cukup tertekan di sepanjang jalannya pertandingan. Bahkan, data statistik pertandingan memperlihatkan dominasi Barca atas tuan rumah. Barca bahkan mencatatkan penguasaan bola 84:16%. Tim asal Catalan ini melemparkan 25 kali tendangan dengan delapan diantaranya yang mengarah langsung ke gawang. Sementara itu, Celtic hanya mengemas lima tembakan dengan tiga bola yang mengarah ke gawang.

Akan tetapi, The Bhoys nyatanya berhasil bermain sangat efektif. Memasuki menit ke-21, Celtic berhasil unggul lebih dulu. Berawal dari tendangan penjuru Charles Mugrew, Victor Wanyama berhasil mengungguli Jordi Alba untuk melepaskan tandukan yang tak mampu ditepis oleh Victor Valdes. “Gol ini penting karena memberikan kami secercah semangat. Kami telah berlatih dengan keras dalam bola-bola mati. Kami tahu kami akan menuai hasil dan kami melakukannya dengan sebaik-baiknya,” kata Wanyama mengenai golnya yang memberikan keunggulan bagi Celtic hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Barca yang mengincar peluang lolos ke fase selanjutnya dengan meraih tambahan tiga angka, terus menerus melakukan serangan demi serangan. Ingin menyamakan kedudukan, tim asal Catalan ini justru kembali tertinggal pada menit ke-83.

Guna memaksimalkan kesalahan Xavi Hernandez dalam mengontrol bola pantul, pemain pengganti Anthony Watt mencuri si kulit bulat dan berlari bebas sendirian sebelum melepaskan tendangan yang mampu mengecoh Valdes. Barca harus kecewa karena hanya mampu sekali membalas pada masa injury time. Tembakan datar Pedro Rodriguez masih bisa ditepis Forster, tetapi Messi langsung menghantam bola muntah untuk menggetarkan jala gawang Celtic. Waktu tersisa tidak cukup bagi Barca untuk memperoleh gol tambahan.

Dengan hasil tersebut, Azulgrana masih tetap kokoh di puncak klasemen Grup G dengan koleksi sembilan poin. Sementara itu, dengan tambahan tiga angka, Celtic berada di tempat kedua dengan selisih dua angka dari Barca. Posisi ketiga diisi oleh Benfica dengan empat poin usai mengalahkan Spartak Moscow dengan skor 2-0 pada saat bersamaan. Spartak berada di dasar klasemen dengan perolehan tiga poin. – prediksi judi bola

No related posts.

This entry was posted in News and tagged , , , , . Bookmark the permalink.